Keanekaragaman Serangga pada Tiga Genotip Sorgum (Sorghum bicolor l.) Lokal Sumba Timur
DOI:
https://doi.org/10.36084/jpt..v13i2.696Kata Kunci:
Agroekosistem sorgum, Hama dominan, Indeks keanekaragaman, Musuh alami, Perangkap SeranggaAbstrak
Penelitian ini dilakukan untuk mengidentifikasi dan mengelompokkan jenis serangga yang terdapat pada tiga genotip sorgum lokal Sumba Timur, yaitu WH Mitting Nggangga, WH Rara Kadita, dan WH Mitting Tadda. Penelitian dilaksanakan di lahan Sains Technopark, Universitas Kristen Satya Wacana, pada Juni hingga November 2024. Metode yang digunakan bersifat eksploratif dengan pemasangan perangkap yellow trap secara sistematis untuk mengamati populasi dan peran serangga. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ordo Hemiptera dan Diptera paling dominan, dengan genus Bemisia sp. dan Musca sp. sebagai hama utama. Jumlah serangga tertinggi ditemukan pada genotip WH Mitting Tadda (1257 individu), dan terendah pada WH Mitting Nggangga (1096 individu). Indeks keanekaragaman (H’) berada pada kategori sedang, yaitu antara 1,52–1,67, dan indeks dominansi tergolong sedang, antara 0,26–0,30. Serangga predator dan penyerbuk ditemukan dalam jumlah lebih sedikit dibandingkan hama. Hasil ini menunjukkan bahwa keseimbangan ekosistem di lahan budidaya masih cukup stabil, namun memerlukan perhatian terhadap pengelolaan hama dan konservasi musuh alami agar produktivitas sorgum tetap optimal.
Kata kunci: Agroekosistem sorgum, Hama dominan, Indeks keanekaragaman, Musuh alami, Perangkap Serangga
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi

Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa 4.0 Internasional. Pemegang hak cipta adalah penulis sesuai dengan ketentuan yang berlaku.