Soil Carbon Stocks in Irrigated Paddy Fields, Rainfed Paddy Fields, and Upland Farms in the Upper Tuntang Sub-Watershed

Authors

  • Abner Darmawan Sigar Satya Wacana Christian University image/svg+xml
  • Yefta Audy Susetyo Fak. Pertanian dan Bisnis, Universitas Kristen Satya Wacana
  • Rosita Mustikasari Fak. Pertanian dan Bisnis, Universitas Kristen Satya Wacana
  • Bistok Hasiholan Simanjuntak Magister Ilmu Pertanian, Fakultas Pertanian dan Bisnis Universitas Kristen Satya Wacana
  • Andree Wijaya Setiawan Fak. Pertanian dan Bisnis, Universitas Kristen Satya Wacana
  • Dina Banjarnahor Fak. Pertanian dan Bisnis, Universitas Kristen Satya Wacana

DOI:

https://doi.org/10.36084/jpt..v13i2.673

Keywords:

soil organic carbon, land use, low-emission agriculture, soil conservation, Upper Tuntang Sub-Watershed

Abstract

Simpanan karbon organik tanah berperan penting dalam mitigasi perubahan iklim dan menjaga keberlanjutan sistem pertanian. Penelitian ini menganalisis simpanan karbon tanah pada tiga jenis lahan pertanian di Sub-DAS Tuntang Hulu, yaitu sawah irigasi, sawah tadah hujan, dan tegalan. Kandungan karbon organik diukur menggunakan metode gravimetri, dan simpanan karbon total dihitung berdasarkan bobot isi tanah dan kedalaman 0–30 cm. Survei praktik budidaya dan wawancara petani dilakukan untuk mengidentifikasi faktor yang berpengaruh terhadap akumulasi karbon tanah. Hasil menunjukkan bahwa lahan tegalan memiliki simpanan karbon rata-rata tertinggi. Namun, hubungan antara praktik budidaya seperti pengembalian sisa tanaman, pengolahan tanah, pemupukan, dan kepemilikan ternak dengan kandungan karbon tidak menunjukkan signifikansi statistik. Praktik budidaya yang mendukung ketahanan cadangan karbon tanah secara berurutan adalah tegalan, sawah tadah hujan dan sawah irigasi.

Downloads

Download data is not yet available.

Published

2025-12-31

How to Cite

Soil Carbon Stocks in Irrigated Paddy Fields, Rainfed Paddy Fields, and Upland Farms in the Upper Tuntang Sub-Watershed. (2025). Jurnal Pertanian Terpadu, 13(2), 255-270. https://doi.org/10.36084/jpt..v13i2.673