Kajian Jenis Dan Konsentrasi Bahan Pengikat Keripik Mandai

Authors

  • Asmaul Azizatin Mahasiswa Program Studi Teknik Pertanian, Sekolah Tinggi Pertanian Kutai Timur
  • Kahar Kahar Sekolah Tinggi Pertanian Kutai Timur
  • Dhani Aryanto Sekolah Tinggi Pertanian Kutai Timur

DOI:

https://doi.org/10.36084/jpt..v3i1.87

Keywords:

Mandai, Keripik Mandai, Tepung Tapioka, Tepung Sagu

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penambahan bahan pengikat berupa tepung tapioka dan tepung sagu dengan konsentrasi yang berbeda terhadap kadar air keripik mandai serta mengetahui tingkat penerimaan konsumen terhadap produk keripik mandai. Menggunakan Rancangan Acak Lengkap pola tersarang (Nested Design) dengan menggunakan dua faktor yaitu faktor konsentrasi tepung 10%, 20%, 30% dan 40% yang tersarang dalam faktor utama yaitu jenis tepung tapioka dan tepung sagu. Hasil penelitian nilai kadar air terbaik terdapat pada keripik mandai menggunakan tepung tapioka konsentrasi 30% sebesar 6,64%. Hasil perhitungan Anova didapatkan hasil bahwa Fhitung < Ftabel pada taraf 5%. Hal ini menunjukan bahwa konsentrasi tepung tidak berpengaruh nyata terhadap kadar air keripik mandai, jenis tepung berpengaruh nyata terhadap kadar air pada keripik mandai. Pengujian organoleptik meliputi : rasa, aroma, warna, tekstur keripik mandai, hasil uji oraganoleptik rasa diperoleh hasil 4,68 (cenderung agak menyukai),  aroma 4,24 (cenderung netral), warna 4,72 (cenderung agak menyukai), dan sebesar 4,84 (cenderung agak menyukai). Hasil penelitian terbaik menggunakan metode Index efektivitas diperoleh pada perlakuan S2P1 sebesar 0,99.

Downloads

Download data is not yet available.

Published

2015-06-01

How to Cite

Kajian Jenis Dan Konsentrasi Bahan Pengikat Keripik Mandai. (2015). Jurnal Pertanian Terpadu, 3(1), 34-51. https://doi.org/10.36084/jpt..v3i1.87

Most read articles by the same author(s)

1 2 > >>