Analisis Kualitas Fisik dari Silase Chicory dan Onggok dalam Berbagai Rasio dengan Tambahan EM4 dan Tanin Sebagai Aditif

Penulis

  • Ahmad Naufal Jauhari Universitas Padjadjaran image/svg+xml
  • Rahmat Hidayat Fakultas Peternakan, Universitas Padjadjaran
  • Hendi Setiyatwan Fakultas Peternakan, Universitas Padjadjaran
  • Novi Mayasari Fakultas Peternakan, Universitas Padjadjaran
  • Andi Mushawwir Fakultas Peternakan, Universitas Padjadjaran
  • Muhammad Ariana Setiawan Fakultas Peternakan, Universitas Padjadjaran
  • Yulianri Rizki Yanza Fakultas Peternakan, Universitas Padjadjaran

DOI:

https://doi.org/10.36084/jpt..v13i1.614

Kata Kunci:

Aditif, Chicory, Kualitas fisik, Onggok, pH, Silase

Abstrak

Peningkatan produk peternakan membuat peternak mendapatkan tantangan dalam pengefisienan pakan ternak. Pemanfaatan onggok sebagai hasil samping pengolahan tapioka yang kaya akan energi dan chicory sebagai hijauan sumber protein yang disilase dengan tambahan aditif bertujuan untuk saling meningkatkan kualitas nutrien satu sama lain. Penelitian ini dilakukan untuk meninjau hasil dari campuran bahan tersebut dengan pengamatan kualitas fisiknya, mencakup warna, tekstur, aroma, keberadaan jamur, dan nilai pH. Rancangan acak lengkap dilakukan dengan 6 macam perlakuan yang berbeda, terdiri rasio campuran bahan dasar yang berbeda serta penambahan aditif berupa EM4 dan tanin. Hasil menunjukkan bahwa rasio chicory dan onggok dalam silase berpengaruh signifikan terhadap warna dan tekstur silase, namun tidak berpengaruh signifikan terhadap aroma dan keberadaan jamur. Penambahan aditif juga mempengaruhi warna silase secara signifikan akibat dari penggunaan EM4, dan berpengaruh tidak signifikan terhadap pH silase karena penambahan tanin yang empengaruhi aktivitas bakteri asam laktat.

Unduhan

Data unduhan tidak tersedia.

Unduhan

Diterbitkan

2025-06-21

Cara Mengutip

Analisis Kualitas Fisik dari Silase Chicory dan Onggok dalam Berbagai Rasio dengan Tambahan EM4 dan Tanin Sebagai Aditif. (2025). Jurnal Pertanian Terpadu, 13(1), 105-114. https://doi.org/10.36084/jpt..v13i1.614

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama