Analisis Kualitas Fisik dari Silase Chicory dan Onggok dalam Berbagai Rasio dengan Tambahan EM4 dan Tanin Sebagai Aditif
DOI:
https://doi.org/10.36084/jpt..v13i1.614Kata Kunci:
Aditif, Chicory, Kualitas fisik, Onggok, pH, SilaseAbstrak
Peningkatan produk peternakan membuat peternak mendapatkan tantangan dalam pengefisienan pakan ternak. Pemanfaatan onggok sebagai hasil samping pengolahan tapioka yang kaya akan energi dan chicory sebagai hijauan sumber protein yang disilase dengan tambahan aditif bertujuan untuk saling meningkatkan kualitas nutrien satu sama lain. Penelitian ini dilakukan untuk meninjau hasil dari campuran bahan tersebut dengan pengamatan kualitas fisiknya, mencakup warna, tekstur, aroma, keberadaan jamur, dan nilai pH. Rancangan acak lengkap dilakukan dengan 6 macam perlakuan yang berbeda, terdiri rasio campuran bahan dasar yang berbeda serta penambahan aditif berupa EM4 dan tanin. Hasil menunjukkan bahwa rasio chicory dan onggok dalam silase berpengaruh signifikan terhadap warna dan tekstur silase, namun tidak berpengaruh signifikan terhadap aroma dan keberadaan jamur. Penambahan aditif juga mempengaruhi warna silase secara signifikan akibat dari penggunaan EM4, dan berpengaruh tidak signifikan terhadap pH silase karena penambahan tanin yang empengaruhi aktivitas bakteri asam laktat.
Unduhan
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi

Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa 4.0 Internasional. Pemegang hak cipta adalah penulis sesuai dengan ketentuan yang berlaku.