Identifikasi Penyakit Antraks Pada Sampel Darah Hewan Ruminansia Di UPT Laboratorium Kesehatan Hewan Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur Di Tuban

Penulis

  • Sandi Setyawan Universitas PGRI Ronggolawe Tuban
  • Annisa Rahmawati Universitas PGRI Ronggolawe image/svg+xml

DOI:

https://doi.org/10.36084/jpt..v13i1.619

Kata Kunci:

Antraks, Deteksi dini, Ruminansia, Ulas darah, Zoonosis

Abstrak

Penyakit antraks tetap menjadi ancaman serius dalam sistem peternakan ruminansia, terutama karena sifat zoonosisnya dan penyebarannya yang cepat. Studi ini menanggapi keterbatasan penelitian lokal terkait deteksi dini antraks di Tuban, Jawa Timur, wilayah dengan aktivitas peternakan intensif. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeteksi keberadaan Bacillus anthracis pada darah hewan ruminansia menggunakan metode ulas darah. Penelitian dilakukan pada November 2024 di UPT Laboratorium Kesehatan Hewan Tuban dengan menganalisis 26 sampel darah. Pewarnaan Giemsa digunakan untuk identifikasi mikroskopis, diikuti pengamatan dengan lensa pembesaran 1000X. Hasil menunjukkan seluruh sampel negatif antraks; tidak ditemukan bakteri Gram positif berbentuk batang atau spora khas Bacillus anthracis. Hasil penelitian  menegaskan bahwa metode ulas darah praktis untuk skrining awal, namun terbatas sensitivitasnya dibandingkan PCR. Studi ini memberikan kontribusi penting dalam penguatan deteksi laboratorium veteriner di daerah dan mendorong kebijakan biosekuriti serta edukasi peternak. Keterbatasan mencakup ukuran sampel terbatas dan belum digunakannya konfirmasi molekuler.

Unduhan

Data unduhan tidak tersedia.

Unduhan

Diterbitkan

2025-06-30

Cara Mengutip

Identifikasi Penyakit Antraks Pada Sampel Darah Hewan Ruminansia Di UPT Laboratorium Kesehatan Hewan Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur Di Tuban. (2025). Jurnal Pertanian Terpadu, 13(1), 149-156. https://doi.org/10.36084/jpt..v13i1.619

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama