Determinasi Faktor Produksi terhadap Produktivitas Padi Sawah di Wilayah Perbatasan: Studi Empiris di Desa Motaulun, Malaka Barat
DOI:
https://doi.org/10.36084/jpt..v13i2.626Kata Kunci:
Desa Motaulun, Faktor produksi, Pertanian perbatasan, Produksi padi, Regresi linier bergandaAbstrak
Desa Motaulun di Kecamatan Malaka Barat merupakan sentra produksi padi sawah di wilayah perbatasan Indonesia-Timor Leste. Namun, produktivitas padi di desa ini belum optimal meskipun potensi lahan dan iklim mendukung. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh faktor-faktor produksi seperti luas lahan, jumlah benih, pupuk, tenaga kerja, dan pengalaman usahatani terhadap hasil panen padi sawah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif melalui survei terhadap 41 petani padi sawah yang dipilih secara purposive, dengan analisis data menggunakan regresi linier berganda untuk menguji pengaruh faktor produksi terhadap hasil padi. Data dikumpulkan dari 41 petani melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa luas lahan, benih, dan pupuk berpengaruh positif dan signifikan terhadap produksi padi, sementara tenaga kerja dan pengalaman usahatani tidak signifikan. Model regresi memiliki nilai determinasi (R²) sebesar 0,741, yang berarti model mampu menjelaskan 74,1% variasi produksi padi. Temuan ini memberikan dasar empiris penting bagi penyuluh dan pembuat kebijakan dalam menyusun strategi peningkatan produktivitas pertanian berbasis bukti, khususnya di wilayah perdesaan dan perbatasan dengan karakteristik sumber daya terbatas.
Unduhan
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi

Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa 4.0 Internasional. Pemegang hak cipta adalah penulis sesuai dengan ketentuan yang berlaku.