Analisis Kualitas Air Di Perairan Danau Waren, Tual
Kata Kunci:
Danau Waren, DO, kualitas air, N dan P, suhuAbstrak
Danau Taman Anggrek, atau Danau Waren, terletak di Kota Tual, Maluku, dan memiliki potensi menarik baik dibidang perikanan ataupun pariwisata. Kualitas air danau, yang berdampak pada fungsi ekologis dan kesehatan ekosistem, dipengaruhi oleh aktivitas manusia baik yang bersifat autochthonous ataupun Allochthonous. Kualitas air yang buruk, ditandai dengan rendahnya DO dan tingginya konsentrasi N dan P, dapat menyebabkan kematian massal ikan. Penyebab utama penurunan kualitas air adalah pencemaran yang menyebabkan terjadinya eutrofikasi. Penelitian ini penting dilakukan untuk pemantauan kualitas air dan pemeliharaan keseimbangan ekosistem, serta sebagai dasar regulasi terkait pencemaran dan program restorasi untuk mencegah kerusakan ekosistem danau. Pengamatan dilakukan selama enam minggu di Danau Waren, Tual, dengan pengambilan sampel di lima stasiun berdasarkan letak inlet, outlet, dan tengah perairan. Parameter fisika seperti suhu, kecerahan, dan kecepatan arus serta parameter kimia lainnya diukur baik secara in situ maupun ex situ. Hasil analisis menunjukkan bahwa kualitas air di Danau Waren cukup baik, memenuhi standar PP RI No. 22 Tahun 2021 untuk kegiatan perikanan. Rentang nilai parameter fisika (suhu 30,9 - 31,25 oC; kecerahan 2 – 4 m; dan kecepatan arus 0,01 – 0,23 m/s) dan kimia (DO 5,2 – 5,8 mg/L; pH 7,46 – 8,13; nitrit dan nitrat masing-masing <0,1 mg/L; amonia <0,15 mg/L; TP <0,01 mg/L) berada di bawah ambang batas. Kondisi ini memungkinkan untuk dilakukan pengembangan dan pemanfaatan sumber daya perairan untuk kegiatan perikanan dan wisata edukasi, yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat lokal dan konservasi ekosistem danau yang berkelanjutan.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi

Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa 4.0 Internasional. Pemegang hak cipta adalah penulis sesuai dengan ketentuan yang berlaku.